Bisa atau Tidak?
Berpisah dari dunia maya.
Mengerikan?
Iya, untuk sebagian kecil orang.
Kenapa sebagian kecil saja?
Ya jawaban simpelnya adalah sebagian besar orang akan merasa tidak ada masalah sama sekali jika harus berpisah dengan sesuatu yang dinamakan internet barang beberapa waktu.
Lalu siapa sebagian kecil orang ini?
Mereka bisa siapa saja sebenarnya. Bisa pelaku e-business, bisa juga orang-orang biasa yang menjadikan internet kebanyakan hanya untuk sarana hiburan dan atau bersosialisasi.
Kalau untuk pelaku e-business, jelas, berpisah dengan internet barang beberapa waktu bisa hampir dipastikan menjadi hal yang haram bagi mereka. Karena ya, kehidupan mereka berasal dari dunia maya, yang jika mereka terputus dari si maya, otomatis “kehidupan” mereka bisa dikatakan terhenti.
Berlebihan? Tidak juga, coba saja dibuktikan..
Nah lalu, bagi orang-orang biasa yang menggunakan internet hanya untuk hiburan dan atau bersosialisasi, kenapakah bisa jadi mimpi buruk juga jika tak terhubung dengan koneksi internet?
Padahal kan untuk mencari hiburan ataupun bersosialisasi dilakukan di dunia nyata juga bisa. Malah lebih manteb kan bisa ketemu, jabat tangan, pelukan, dsb.. *eh* ![]()
Jawabannya, saya sendiri juga nggak tau..
Laahhh, nggak mutu banget yak yang nulis. Masa’ kesimpulannya nggak tau..
Tapi asli saya juga nggak tau kenapa alasannya bagi orang-orang yang kehidupan utamanya tidak dengan si maya, tapi kalo disuruh pisah sama si luna maya ini jadi mati segan hidup pun tak mau.
Mungkin karena terbiasa yang akhirnya jadi ketergantungan kali ya sebabnya seseorang bisa menghabiskan waktu lebih dari 24 jam sehari untuk nongkrongin internet.
Malah ada seorang teman yang memasukkan kegiatan “berpisah dari internet” selama beberapa hari ke dalam #misi21, di mana misi ini berisi melakukan kegiatan-kegiatan baru yang belom pernah dilakuin selama 21 hari berturut-turut. Dan entah bagaimana hasilnya, karena misi itu belom selesai, jadi belom pula ada laporannya..
*semoga sukses kawan*
Lalu, yang jadi pertanyaan.
Kita harus berterimakasih pada internet karena telah mendekatkan segala yang jauh, tak terbatas ruang dan waktu.
Ataukah kita harus pula menyalahkan internet karena dia telah -paling tidak sedikit- merebut kita dari dunia nyata, tempat di mana seharusnya kita hidup.
Jawaban normatifnya, kita bisa menggabungkan keduanya untuk hidup yang lebih seimbang..
That’s normatif, really..
About this entry
You’re currently reading “Bisa atau Tidak?,” an entry on cyraflame
- Published:
- December 13, 2010 / 9:00 am
- Category:
- just saying
- Tags:
3 Comments
Jump to comment form | comment rss [?] | trackback uri [?]